Sunday, November 22, 2015

TAHAP-TAHAP PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK


TAHAP-TAHAP PENILAIAN PERKEMBANGAN ANAK

1.      Anamnesis
Tahap pertama adalah melakukan anamnesis yang lengkap, karena kelainan perkembangan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Dengan anamnesis yang teliti maka salah satu penyebabnya dapat diketahui.

2.      Skrining gangguan perkembangan anak
Pada tahap ini dianjurkan digunakan instrument-instrumen untuk skrining guna mengetahui kelainan perkembangan anak, misalnya dengan menggunakan DDST (Denver Developmental Screening Test), tes IQ, atau te psikologik lainnya

Thursday, November 19, 2015

Cara Efektif Bermain dengan Anak


Lelah atau tak punya waktu bukanlah alasan menolak untuk bermain dengan anak. Waktu yang singkat, justru bisa efektif.

Orang tua masa kini tahu manfaat bermain bagi tumbuh-kembang anak. Masalahnya, sebagai ibu bekerja, tentu saja tak mudah membagi-bagi waktu, apalagi menyediakan jadwal khusus untuk melakukan kegiatan bersama anak, seperti bermain.

Atur waktu, tapi fleksibel. Sebagian besar ibu bekerja punya masalah yang sama: banyak tugas, sedikit waktu. Jika Anda menghadapi masalah ini, jangan merasa sendirian! Jutaan ibu bekerja bingung memikirkan cara paling jitu mengatasinya. Agar masih tersedia cukup waktu untuk menghabiskan waktu dengan bermain bersama anak, tentu Anda perlu pengaturan.

Monday, November 16, 2015

8 Cara Efektif Mengaktifkan Dahsyatnya Otak Kanan

Otak adalah salah satu organ tubuh yang terletak di dalam kepala kita. Otak memiliki berbagai macam fungsi yang sangat penting bagi kehidupan kita. Tanpa otak, manusia ibarat sebuah komputer tanpa chip. Otak adalah pusat kehidupan manusia. Otak manusia dibagi menjadi dua bagian yaitu otak kanan dan otak kiri dengan fungsi yang berbeda.

Thursday, November 12, 2015

Konsep Dasar Kreatifitas berdasar Strategi 4 P

       
        Strategi 4P yaitu Pribadi, Pendorong, Proses, dan Produk yang menurut para ahli dapat membantu mengembangkan kreatifitas anak jika diterapkan secara benar. Pada dasarnya setiap anak memiliki kreativitas, hanya saja tidak semua anak bisa mengembangkan kreatifitasnya dengan benar. Untuk itu diperlukan peran orang tua dalam mengembangkan kreatifitas tersebut. Melalui strategi 4P ini diharapkan dapat membantu orang tua dalam mengembangkan kreativitas anaknya.

Thursday, November 5, 2015

Secuil Kisah Keadilan Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Kisah-kisah para pendahulu kita dari kalangan shohabat maupun thabi’in memang penuh dengan hikmah-hikmah yang mengagumkan. Tiap kali selesai membaca satu kisah maka hati akan tergerak menuju kisah lain di lembar berikutnya. Kini, kami suguhkan satu kisah menarik yang dituliskan Dr. Abdurrahman Ra’fat Al-Basya dalam kitabnya Shuwar Min Hayati At-Thabi’in. Ath-Tabari telah mengisahkan kepada kita dari Thufail bin Mirdas:

Ketika Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz diangkat menjadi Khilafah beliau menulis surat untuk Sulaiman bin Abi As-Sari, gubernur beliau di Shugdi yang isinya:

Thursday, September 17, 2015

BAHAYA & DAMPAK BULLYING



Banyaknya kasus bullying (kekerasan pada anak) yang terjadi di sekokah membuat Komnas Perlindungan Anak, prihatin. Komnas Anak mendesak pihak sekolah lebih peduli dan menjaga murid-muridnya."Banyak pihak sekolah tidak peduli kasus bullying ini. Padahal dampaknya bagi anak sangat besar," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi. 

Kasus Bullying atau kekerasan di sekolah maupun di lingkungan, sering terjadi dan seringkali muncul kepermukaan namun kurang mendapat perhatian dari pihak sekolah baik kepala sekolah maupun guru guru bahkan orang tua sekalipun. Kejadian bullying dianggap hal biasa dan bisa di selesaikan secara kekeluargaan. Padahal dampak atau trauma yang dialami anak anak korban bullying tidak akan terhenti hanya dengan terselesaikannya masalah tersebut.

Monday, September 14, 2015

Bullying Sebabkan 65 % Penderita Gangguan Makanan

Anti bullying campaign
Masalah bullying yang kerap terjadi di lingkungan ternyata memiliki dampak sangat luas. Tidak hanya berdampak buruk pada kecerdasan dan emosional. Menurut sebuah survei 65% masalah gangguan makan juga merupakan efek bullying.
Boleh dibilang bullying atau pelecehan merupakan masalah umum yang terjadi hampir di seluruh dunia. Meski paling banyak terjadi di sekolah-sekolah, namun bullying juga kerap terjadi di lingkungan kantor hingga rumah.

Tuesday, September 1, 2015

Mengajarkan Anak Untuk Hidup Mandiri, Kreatif dan Inovatif



Fase terindah dalam hidup adalah masa kanak-kanak dimana anak-anak dengan otak emasnya memiliki potensi untuk menyerap ilmu dan pengetahuan terbanyak. Kepribadian anak pun sangat tepat dibentuk saat dalam masa kanan-kanak. Periode emas inilah, sebagai memontum yang tepat bagi para orang tua untuk mendidik, melatih dan membentuk karakter anak selain transfer ilmu. Pada fase inilah para orang tua harus menanam nilai-nilai agama, agar kelak ke depannya sang anak memiliki keyakinan yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh pengaruh negative dari lingkungan. 


Sunday, July 26, 2015

12 Peraturan Baik untuk Anak yang Jarang Diterapkan Orangtua Jaman Sekarang




Mungkin orangtua jaman sekarang tidak sanggup melihat anaknya sedikit marah dan kesal sehingga cenderung memberi anak-anaknya kebebasan, yang sayangnya, seringkali terlalu bebas. Ada baiknya anak-anak dikenalkan pada aturan agar ritme hariannya lebih teratur dan agar kelak juga bisa menyesuaikan diri dengan norma-norma di masyarakat.
1. Tidur pada waktu yang tepat
Seringkali orangtua menuruti keinginan bermain anaknya, walau itu berarti menunggu hingga larut malam. Padahal, tidur malam yang nyenyak sangat penting untuk perkembangan kecerdasannya. Ajak anak untuk tidur tepat waktu. Anak-anak pasti sulit diajak tidur pada awalnya, tapi kalau Anda konsisten, anak-anakpun akan lambat laun akan menuruti. Andapun bisa mendapatkan me time atau couple time bersama pasangan.

Thursday, June 18, 2015

Zaman Pendidikan Karakter diciptakan Internet ?


Hari ini ketinggalan Internet....nggak zamannya. Belakangan pendidikan karakter menjadi ‘heboh’ tak berujung dalam dunia pendidikan kita. Banyak pihak berlomba menyampaikan pernyataan tentang betapa pentingnya hal itu. Maka, pemerintah pun tergopoh-gopoh mencoba menuangkan itu dalam kebijakan pendidikan sehingga muncullah sisipan-sisipan aneh dalam kurikulum kita bahkan hal yang lucu dalam kurikulum Indonesia.
Kalau diamati, pendidikan karakter yang disisip-sisipkan sedemikian rupa kiranya jauh dari harapan. Tidak semua guru memperhatikan itu. Kalaupun diperhatikan bukan tidak mungkin mereka justru menyampaikannya/mengimplementasikannya dalam bentuk hafalan. Sebuah ‘jebakan batman’ dalam pengajaran, yang sayangnya selalu berulang dan berulang seperti halnya yang menimpa pendidikan budi pekerti.

Kematian Hati

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri.
Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu. Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.

Sunday, June 14, 2015

Teknologi Ghazwul Fikri

 

 “Mereka menghendaki untuk memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, tetapi Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya walaupun orang-orang kafir benci .“ (At-Taubah: 32; ash-Shaf: 8)

“Mereka tidak henti-hentinya memerangi kalian hingga kalian murtad dari agama kalian jika mereka mampu.” (Al-Baqarah: 217)

Satu hal penting yang kurang mendapat perhatian secara proporsional dari kaum muslimin adalah adanya perang pemikiran atau ghazwul fikri. Bahkan tidak sedikit muballigh atau da’i yang belum mengetahuinya. Kalaupun mengetahui, kurang menyadari akan bahayanya bagi Islam dan umatnya. Mudah-mudahan uraian singkat ini, dapat menjadi wasilah (sarana) untuk menambah wawasan dan menggugaj kesadaran kita, sehingga dapat beramal dan berdakwah dengan bijak.

Secara sederhana, ghazwul fikri dapat diartikan sebagai perang pemikiran atau perang intelektual. Namun karena luasnya pembahasan, maka ada pula yang mengartikan (menerjemahkannya) sebagai invasi pemikiran, perang ideologi, perang budaya, perang urat syaraf, dan perang peradaban.

DUIT KALO TINGGAL SEDIKIT PERTANDA AKAN DATANG LAGI....



Suatu hari, KH. Rahmat Abdullah dapat 'laporan' dari sang istri, tentang persediaan uang untuk kebutuhan rumah tangga yang tinggal sedikit. Kyai Rahmat pun menjawabnya dengan santai, "Tenang saja, Bune.. duit kalo tinggal dikit artinya mau dateng lagi..."

Subhanallah!
Ungkapan yang sangat singkat, namun maknanya sangat dalam!
Begitulah kelebihan yang ALLAH berikan kepada orang yg 'alim dan shalih, sebagaimana dikatakan dalam sebuah syair:

خير الكلام ما قل ودل

“Sebaik baik perkataan yang sedikit dan argumentatif”